7 Hal Penting yang Wajib Diketahui Sebelum Mengenakan Kacamata Anti Radiasi

Lama Membaca : Sekitar 3 Menit

Di era yang semakin digital ini orang-orang kian banyak menghabiskan waktunya dengan aktivitas digital yaitu dengan ada di depan layar gadget, baik berbentuk komputer/PC, laptop, HP, dan tablet. Keadaan ini sudah menjadikan banyak orang yang menderita sejumlah keluhan pada mata yang kerap disebut dengan digital eye strain.

Digital eye strain merupakan suatu permasalahan pada mata yang menyebabkan berbagai keluhan seperti nyeri leher, sakit kepala, penglihatan berbayang atau tidak jelas, mata tegang, merah, berair dan kering. Beberapa hal itu adalah efek samping dari pemakaian perangkat digital selama beberapa jam dalam sekali waktu.

Efektivitas Kacamata Anti Radiasi

Efek samping pemakaian gadget memicu banyak orang menemukan solusi guna mengatasi masalah tersebut. Solusi itu ialah aturan 20-20-20 yang dipopulerkan oleh Dr. Jeff Anshell, seorang ahli ergonomi mata. Aturan 20-20-20 merupakan suatu aturan yang mengatur  tiap-tiap 20 menit Anda melihat layar gadget, maka lihatlah suatu objek sejauh 20 kaki (6 meter) selama 20 detik. Aturan itu telah dilaksanakan di sejumlah negara dan dapat untuk mengurangi atau mencegah kelelahan mata.

Akan tetapi aturan itu menghendaki kedisiplinan dan frekuensi yang tinggi. Secara praktik, tentunya tidak sedikit orang yang lupa untuk melaksanakan hal itu tiap-tiap 20 menit sekali. Hal inilah yang memaksa para ahli untuk menciptakan suatu solusi lainnya yang lebih efektif. Solusi itu yakni pemakaian kacamata anti radiasi.

Kacamata anti radiasi merupakan suatu kacamata yang dibekali jenis lensa yang sanggup mencegah sinar radiasi yang terpancar dari layar. Efektif ataukah tidaknya pemakaian kacamata anti radiasi sifatnya subjektif. Taraf keefektivannya berdasarkan kepada penggunanya. Kacamata anti radiasi tak akan efektif dipakai bila Anda mempunyai masalah dengan mata. Kacamata anti radiasi malah dapat mengganggu penglihatan orang-orang yang telah mempunyai masalah dengan mata seperti katarak, minus, dan yang lainnya.

Tetapi bila mata Anda normal, namun mempunyai digital eye strain sesudah atau pada waktu memakai perangkat digital, maka kacamata anti radiasi ini dapat berfungsi dengan efektif, yakni . kacamata ini dapat mencegah serta mengurangi timbulnya digital eye strain. Disamping itu kacamata anti radiasi pun dapat menunjang penglihatan Anda masih tetap jelas.

Sebelum Anda mengenakan kacamata anti radiasi ada baiknya mengetahui hal-hal penting berikut ini berhubungan dengan kacamata anti radiasi.

Kelebihan Kacamata Anti Radiasi

Berikut ini merupakan beberapa kelebihan kacamata anti radiasi:

  1. Tidak memiliki efek samping

Kacamata anti radiasi yang berkualitas tidak mempunyai efek samping. Hal ini disebabkan pada kacamata anti radiasi yang memiliki kualitas memakai teknologi pelapisan ion yang modern sehingga dapat mengusir radiasi elektromagnetik.

  1. Bisa menghilangkan gejala digital eye strain

Kacamata anti radiasi sanggup menyerap gelombang mikro meski frekuensinya rendah karena lapisan lensanya mengandung bahan anti radiasi. Hal ini dapat melenyapkan berbagai gejala digital eye strain, seperti mata berair, mata kering, sakit kepala, demam, dan yang lainnya.

  1. Membuat penglihatan menjadi lebih jelas

Kacamata anti radiasi pun dilengkapi dengan fungsi yang vital yakni dapat menetralkan dan menyerap sinar dari sumber yang berbeda. Hal ini berpengaruh terhadap jelasnya penglihatan bagi para penggunanya.

  1. Cocok bagi pekerja yang lama di depan PC, penggemar video game dan TV

Kacamata anti radiasi dapat menghindari mata Anda dari sinar yang membahayakan. Kacamata ini cocok sekali bagi para pekerja yang mesti berlama-lama bekerja dengan memakai komputer sepanjang hari.

Kekurangan Kacamata Anti Radiasi

Di bawah ini merupakan beberapa kekurangan kacamata anti radiasi:

  1. Terlihat lebih kotor

Ternyata kacamata anti radiasi dapat kelihatan lebih kotor dari kacamata jenis lainnya. Lapisan anti reflektif yang terdapat pada kacamata anti radiasi menjadikan lensa terlihat lebih jernih. Kejernihan lensa kacamata anti radiasi ini menjadikannya kelihatan lebih kotor.

  1. Harus sering dibersihkan

Akibat dari kacamata anti radiasi yang amat jernih menjadikan kotoran lebih gampang kelihatan, maka Anda mesti sering-sering membersihkannya agar tidak terlihat kotor.

  1. Harus digunakan di ruang cukup cahaya

Kacamata anti radiasi dianjurkan buat dipakai di ruangan cahaya yang cukup. Kecukupan cahaya ini penting sekali, apalagi bagi yang senang memakai tablet.

Apabila Anda masih bingung untuk menggunakan atau tidaknya kacamata anti radiasi, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter yang berkompeten melalui halodoc.  Halodoc adalah sebuah technology company dari Indonesia yang memberikan pelayanan di bidang telekonsultasi kesehatan.

Melalui aplikasi yang telah tersedia di Play Store dan App Store serta website, Anda bisa mencari dan chat dengan dokter yang Anda butuhkan, mencari faskes seperti rumah sakit atau klinik pun bisa dilakukan dengan halodoc.

Halodoc tidak hanya menyediakan informasi seputar kesehatan, cek lab, kunjungan ke rumah sakit dan membeli obat pun bisa dilakukan secara online. Tidak salah jika halodoc dijadikan solusi kesehatan terlengkap di Indonesia.

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Author: Maman Soleman

Blogger & Content Writer

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *