Air Terjun Martolu, Objek Wisata Alam Air Terjun Bertingkat Tiga di Tapanuli Tengah

Air Terjun Martolu, Objek Wisata Alam Air Terjun Bertingkat Tiga di Tapanuli Tengah

Kabupaten Tapanuli Tengah tidak hanya menawarkan pantai dan pulau-pulau kecil nan eksotis. Daerah itu juga menyuguhkan objek wisata alam lain yang sangat indah. Salah satu destinasi di dataran tinggi Tapanuli Tengah yang belum banyak diketahui masyarakat luas yakni air terjun Martolu.

Kawasan air terjun itu terletak di Desa Rampa, Kecamatan Sitahuis. Objek wisata alam tersebut bisa ditempuh dengan mobil, kira-kira satu jam dari pusat Kota Sibolga. Kondisi jalan ke sana relatif bagus. Selain beraspal hotmix, sebagian merupakan cor beton.

Selama perjalanan, wisatawan bisa menikmati indahnya jalur pantai Tapanuli Tengah. Sebagian jalan memang berbatasan langsung dengan pantai. Selepas itu, wisatawan akan menyusuri jalur jalan yang membelah bukit.

Belahan bukit di sisi kanan dan kiri jalan jadi pemandangan menarik. Cuma harus hati-hati jika turun hujan, bukitnya rawan longsor, sedangkan jalan di sisi jurang rawan ambles.

Air Terjun Bertingkat Tiga

Air terjun Martolu berada di lintas jalan Sibolga menuju Tarutung. Dari arah Kota Sibolga, air terjun Martolu berada di sebelah kanan jalan. Tempat parkir mobilnya memang kurang representatif.

Wisatawan yang membawa motor bisa langsung menuju ke lokasi air terjun. Wisatawan yang menggunakan mobil, harus berjalan kaki kira-kira 300 meter dari tempat parkir. Trek menuju lokasi dari jalan utama sudah ditata dengan baik. Wisatawan bisa menyusuri jalan yang sudah dicor beton. Selama berjalan kaki, wisatawan dapat menyaksikan air aliran sungai, juga suasana khas alam hutan tropis.

Pada perjalanan berikutnya, wisatawan mengikuti trek yang menanjak. Ada beberapa anak tangga yang harus dinaiki. Setelah mengikuti anak tangga yang naik turun, wisatawan akan melihat keindahan air terjun Martolu. Air terjun itu berundak-undak. Pada undakan pertama, wisatawan bisa melintasi aliran air terjun, walau harus hati-hati agar tidak terpeleset.

Di setiap penampungan kucuran air terjun, wisatawan juga bisa berendam. Ada penampungan air terjun yang dibuat semacam kolam. Di tempat itu, biasanya anak-anak bisa bermain dan berenang.

Orang dewasa bisa berendam di tempat penampungan yang tidak terlalu dalam. Kucuran air terjun Martolu sangat menyegarkan tubuh. Kebanyakan pengunjung yang datang ke air terjun ini adalah warga sekitar dan wisatawan nusantara.

Pengunjung air terjun berair jernih dan myegarkan itu tidak dipungut biaya. Pengunjung hanya membayar biaya parkir motor dan mobil. Untuk motor dipungut Rp 2.000, sedangkan pengguna mobil Rp 5.000. Walau masuk ke lokasi wisata itu gratis, jumlah pengunjung masih sedikit. Di hari-hari libur dan akhir pekan, jumlah pengunjung hanya puluhan orang.

Sebenarnya, air terjun Martolu punya beberapa tingkatan. Di setiap tingkatan, ada kubangan yang bisa dibuat berendam. Ada juga kubangan yang dibuat seperti kolam. Kucuran air ada beberapa titik. Cuma kucuran air yang cukup besar ada tiga tingkatan. Makanya disebut martolu, ada tiga kucuran air terjun. Wisatawan bisa memanjat di sisi air terjun serta melintasi air terjun. Kalau kucuran sedang deras setelah turun hujan, lebih baik jangan melintas. Selain licin, bisa terseret arus.

Banyak pengunjung yang percaya bahwa berendam di air terjun Martolu bisa membuat awet muda. Mereka yang tidak berani berendam, setidaknya cuci muka agar merasa segar.

Air terjun kebangaan Desa Rampa ini menjadi bagian tak terpisahkan dari mulai bergeliatnya kehidupan sosial dan ekonomi di jalur penghubung antara Poriaha-Rampa ini. Terdapat beberapa hal menarik lain di sepanjang jalur alternatif yang sudah dikerjakan sejak 2015 dan akan selesai tahun ini.

Sebut saja kehadiran bunga bangkai (Amorphopalus titanium) yang belakangan menjadi daya tarik tersendiri bagi warga untuk melintas di jalan ini. Sayang, beberapa bunga bangkai dalam keadaan layu sehingga tidak bisa dinikmati keindahannya.

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Author: Maman Soleman

Blogger & Content Writer

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *