Candi Borobudur Warisan Budaya Dunia

Candi Borobudur. Dari namanya saja, siapa pun termasuk Anda, tentunya sudah pernah mendengar, atau bahkan telah berkunjung kesana. Candi ini termasuk salah satu hasil karya nenek moyang kita yang sangat indah dan tak ternilai harganya. Tidak heran, Candi Borobudur yang terletak di Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Provinsi Jawa Tengah ini banyak dikunjungi orang.

Kemegahan Candi Borobudur yang dibangun di atas bukit sudah terlihat dari kejauhan. Hal ini menambah semangat bagi Anda dan mungkin ratusan pengunjung lainnya dari berbagai daerah di Indonesia serta wisatawan dari luar negeri untuk melihat dari dekat bangunan candi tersebut.

Oh iya, untuk mengunjungi candi ini, kita hanya dibolehkan membawa minuman. Sementara itu, bekal makanan yang dibawa akan dititipkan oleh petugas yang memeriksa tiket di tempat penitipan barang. Hal ini dilakukan agar kebersihan di sekitar Candi Borobudur tetap terjaga. Petugas di bagian pemeriksaan tiket juga akan memeriksa tas yang dibawa pengunjung.

Anda dapat memasuki halaman Condi Borobudur dari sisi timur. Beberapa anak tangga dengan gapura berukir dan serangkaian lorong harus dilewati untuk melihat lebih dekat hasil karya dari nenek moyang kita yang berupa stupa, arca, serta relief yang terukir di dinding bangunan Candi Borobudur dan pagar langkan. Relief tersebut menggambarkan kehidupan manusia dalam berbagai tingkatan. Gambar satwa, tumbuhan, dan benda-benda lainnya seperti perahu terlihat pula pada relief. Semua yang Anda lihat di sana begitu indah sehingga menimbulkan rasa kagum terhadap kehebatan hasil karya nenek moyang kita.

Anda juga mendapat pelajaran berharga setelah melihat Candi Borobudur yang dikelilingi dua pasang gunung kembar, Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing di barat laut, serta Gunung Merbabu dan Gunung Merapi di timur laut. Nenek moyang kita itu merupakan orang-orang yang hebat pada zamannya. Bangunan candi disusun dari balok-balok batu tanpa memakai semen atau perekat, tetapi tetap bisa bertahan hingga kini. Kita tidak tahu kenapa bisa seperti itu. Namun yang pasti nenek moyang kita sudah memiliki teknik yang tinggi dalam membuat bangunan saat itu.

Belum lagi reliefnya. Untuk bisa memahat dan mengukir secara tiga dimensi, tentunya memerlukan keahlian yang tinggi pula. Begitu juga untuk membuat ukiran-ukiran yang ada di gapura, misalnya. Penempatan dan pembuatan candi juga sudah pasti memerlukan perencanaan serta keahlian khusus. Itu semua sudah dapat dilakukan nenek moyang kita pada zamannya.

Melalui salah satu karya nenek moyang ini, Anda bisa belajar banyak tentang berbagai hal. Seperti ketekunan, ketelitian, kejelian, kepintaran, dan keahliannya dalam bidang seni, arsitektur, dan teknologi. Semua sifat-sifat yang baik itu tentunya sangat berguna bagi kehidupan.

Oya, bagi yang belum tahu, Candi Borobudur itu merupakan peninggalan dari Kerajaan Mataram Kuno, dan dibangun pada abad ke-8 Masehi ini berlatar belakang agama Buddha. Oleh UNESCO, Borobudur juga telah dimasukkan ke dalam daftar World Heritage List sebagai Warisan Budaya Dunia tahun 2019.

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Author: Maman Soleman

Blogger & Content Writer

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *