Cara Menghindari Kecelakaan di Perlintasan Kereta Api Saat Mudik Lebaran

Cari-Apa-Ya.com – Kecelakaan kendaraan pada perlintasan kereta api di beberapa tempat akhir-akhir ini kembali menyadarkan kita pentingnya kewaspadaan dan kedisiplinan berkendara, terutama saat melewati perlintasan kereta api waktu mudik Lebaran. Bagaimana cara menghindari kecelakaan di perlintasan kereta api saat mudik Lebaran?

Cara Menghindari Kecelakaan di Perlintasan Kereta Api

Oleh karena itu, untuk mengingatkan kembali akan pentingnya hal tersebut, berikut tujuh tips defensive driving, cara menghindari kecelakaan di perlintasan kereta api dirangkum dari berbagai sumber.

Matikan Musik

Ketika melewati perlintasan kereta api usahakan untuk selalu mematikan musik, baik di dalam kendaraan roda empat ataupun saat mengendarai kendaraan roda dua. Hal ini karena suara musik terutama yang terlalu keras dapat membuat Anda tidak menyadari adanya suara peringatan perlintasan rel kereta api, terutama bagi Anda yang menggunakan earphone saat berkendara roda dua.

Perhatikan Lampu Rambu Perlintasan Kereta Api

Sama seperti suara, perlintasan kereta api juga memiliki sistem pemberitahuan visual menggunakan dua buah lampu berwarna kuning/merah yang menyala bergantian ketika kereta akan melintas. Jangan remehkan tanda ini, karena jika alarm suara tanda kereta api tidak berfungsi, lampu ini berfungsi untuk menggantikannya.

Jangan Terobos Palang Pintu!

Ketika palang perlintasan kereta api sudah tertutup, jangan pernah menerobos meskipun kereta terlihat masih jauh atau masih terlihat berhenti di stasiun. Karena banyak kemungkinan yang dapat terjadi seperti kereta muncul dari arah berlawanan yang tidak sesuai dengan dugaan awal atau kereta datang lebih cepat dari yang kita bayangkan.

Selain itu, satu hal yang tidak diketahui banyak orang saat melintasi pintu kereta yang tertutup adalah adanya listrik statis yang dapat mematikan mesin kendaraan. Sebagaimana diketahui, roda kereta yang terbuat dari baja berjenis ferritic, mempunyai medan magnet yang sangat kuat. Medan magnet inilah yang dapat mengakibatkan mesin kendaraan mati di tengah rel kereta api. Biasanya kendaraan yang mudah mati adalah kendaraan berbahan bakar bensin karena kendaraan berbahan bakar bensin masih menggunakan pengapian platina ataupun CDI.

Jangan Asal Maju Ketika Macet

Ketika terjadi kemacetan di pintu perlintasan kereta, tentunya kita akan sangat kesal dan cenderung ingin maju jika ada celah sedikit. Namun, perhatikan ruang jalan di depan dan melintaslah saat Anda yakin terdapat ruang yang cukup untuk mengantre di kemacetan. Jika masih padat jangan sekali-kali mengambil risiko dengan maju ke tengah perlintasan rel kereta api dan berhenti di tengahnya.

Hal ini sangatlah fatal dan berbahaya mengingat kita tidak tahu seberapa lama kemacetan akan menahan kita berada di tengah perlintasan rel kereta api.

Perhatikan Situasi Kanan dan Kiri Perlintasan Kereta Api

Meskipun tidak ada tanda bahaya, tetaplah lihat samping kanan dan kiri rel kereta api. Terlebih jika perlintasan kereta api yang Anda lewati ternyata bukan jalur resmi dan tidak dilengkapi dengan rambu-rambu, pastikan Anda melihat samping kanan dan kiri lebih teliti dan ketika melintas. Upayakan pacu kendaraan sedikit lebih cepat untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Hindari Kesempatan “Aji Mumpung”

Saat suara peringatan perlintasan kereta api sudah berbunyi, tetapi palang pintu masih belum tertutup sering kali dimanfaatkan pengendara untuk tancap gas.

Nah, mulai sekarang hentikan kebiasaan ini, terutama buat mereka yang tidak sabaran. Karena banyak sekali faktor yang tidak bisa diprediksi saat Anda menerobos perlintasan kereta yang hampir tertutup tersebut.

Jangan 100% Mengikuti Kata “Pak Ogah”

Terkadang di perlintasan kereta api sering kali kita menemukan “Pak Ogah” yang ikut mengatur arus lalu lintas. Namun kita jangan menyerahkan sepenuhnya nyawa kita di tangan mereka. Tetaplah waspada dan perhatikan lingkungan sekitar. Semoga informasi ini dapat bermanfaat

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Author: Maman Soleman

Blogger & Content Writer

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *