Debby Permata Putri, Mantan Public Relations yang Lebih Menyukai Menjadi Influencer

Cari-Apa-Ya.com – Setelah membintangi videoklip penyanyi Anji, “Bidadari Tak Bersayap”, yang rilis 2017 lalu, hidup Debby Permata Putri semakin berwarna. Perjuangannya berlatih Bahasa Isyarat Indonesia (Bisindo) selama dua pekan, berbuah manis. Hingga tulisan ini terbit, unggahan videoklip tersebut telah diapresiasi oleh 41 juta lebih penonton.

Selain lagu yang hit di pasaran, video dia bersama para model itu diacungi 145.000 jempol pengguna Youtube. Pernah tampil beraksi di depan layar, saat ini Debby menjajal jadi sutradara, setelah sebelumnya beberapa kali terlibat jadi kru di bagian produksi video.

Ia mengaku telah terlibat di produksi videoklip beberapa penyanyi. Seperti dalam videoklip Enda dan Oncy Ungu, serta menjadi creative director dalam penggarapan video original soundtrack film “Dilan 1991” yang dibawakan Hanin Dhiya. Tentunya, perempuan yang juga Mojang Pinilih Kota Cimahi 2013 ini harus beradaptasi dengan lingkungan yang baru. Namun, ia menyatakan tidak begitu kesulitan karena ia sudah terbiasa di depan layar sehingga lebih enak mengarahkan talent.

Mojang yang lahir di Karawang itu berpendapat, menguasai teknik di belakang layar itu lebih repot. Sebagai kru produksi, ia juga harus perhatian terhadap satu set perangkat shooting secara keseluruhan. Tak jarang Debby turut mengerjakan apa yang bukan bagian dari tanggung jawabnya karena merasa perlu mem-backup kekurangan di bagian lain.

Beruntung, ia juga mendapatkan masukan dan bantuan dari sang pacar yang juga sutradara, Dimas Kaisar.

Influencer yang Suka Bermain PUBG

Bergerak di dunia model videoklip, menurut dara lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran ini jadi poin penunjang akun media sosialnya banyak diikuti orang. Akan tetapi, hal itu tidak lantas membuat Debby harus membangun citra tertentu agar disukai banyak orang.

Soal penampilan, demi profesionallsme, Debby Permata sering keluar dari zona nyaman. Biasa berpenampilan sporty dengan jins dan t-shirt kasual, ia akan memakai beberapa perhiasan. Paling suka pakai cincin dan anting. Untuk lengan, daripada pakai gelang, ia pakai jam.

Ketomboiannya juga menonjol dari kegemaran bermain gim bertema peperangan Player Unknown’s Battle Grounds. Kegemaran Debby bermain PUBG membuat ibundanya, Desyanti sering menegurnya. Ia bisa menatap layar telefon pintar berjam-jam demi menuntaskan gim yang ia mainkan. Kalau sudah ditegur, ia bisa mencandai ibunya, dan menyatakan sedang mengerjakan tugas di HP.

Debby yang sedang berencana hendak kuliah pascasarjana ini juga hobi berjalan-jalan dan membaca buku. Namun, kesukaannya terhadap gim menginspirasinya untuk mengikuti kompetisi atau jadi atlet e-sport.

Warga Cipageran, Kota Cimahi, ini  juga sempat menjadi public relations di sebuah perusahaan gim. Setelah dua tahun bekerja di sana, ia terpaksa mundur untuk fokus menyelesaikan skripsi. Kalau sekarang ditanya, ia lebih menyukai menjadi influencer. Akan tetapi, bukan berarti dunia perkantoran itu tidak ia sukai.

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Author: Maman Soleman

Blogger & Content Writer

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *