Mewaspadai Penyakit Hereditas

Penyakit hereditas adalah penyakit yang diturunkan dari orangtua. Calon pengantin sebaiknya memahami bahwa jika mereka memiliki riwayat penyakit genetik, maka anak yang akan lahir nanti bisa punya risiko mengidap penyakit yang sama.

Dalam tes kesehatan pranikah, akan dilakukan pemeriksaan darah yang diuji di laboratorium. Hasilnya bisa diketahui beberapa penyakit hereditas, antara lain talasemia atau kelainan darah, yaitu penderita tidak mampu memproduksi hemoglobin yang normal.

Penyakit ini membuat seseorang menjadi tergantung pada transfusi darah dan kesempatan hidupnya terbatas. Dengan pengecekan darah, dapat diprediksi kemungkinan yang akan muncul dan mencegah hal yang tidak diinginkan.

Hemofilia juga bisa diketahui melalui tes darah. Hemofilia adalah kondisi tatkala darah dalam tubuh tidak dapat membeku dengan sendirinya secara normal. Pembekuan darah tidak secepat kondisi normal dan ini memerlukan penanganan khusus. Jika sebelum menikah kondisi ini diketahui, bisa menjadi pertimbangan calon pengantin untuk tata laksana penanganannya setelah menikah.

Kemudian ada penyakit sickle cell disease atau penyakit darah sel bulan sabit. Kelainan darah ini membuat eritrosit atau darah merah penderitanya berbentuk bulan sabit sehingga mudah anemia. Penyakit ini bisa berbahaya jika tidak ditangani. Secara statistik penyakit ini banyak ditemukan pada ras Afrika, Timur Tengah, dan beberapa negara di Asia, seperti India.

Terkait hal itu disarankan melakukan pemeriksaan kesehatan bagi pasangan yang menikah berbeda ras. Ini akan berkaitan dengan kondisi rhesus atau protein dalam darah. Biasanya, ras mongoloid seperti Indonesia memiliki rhesus darah negatif dan ras kaukasia memiliki rhesus darah positif.

Jika terjadi percampuran dan kehamilan, akan menjadi berbahaya bila rhesus ibu tidak sama dengan janin yang dikandungnya. Rhesus janin yang berbeda dengan ibu akan dianggap materi asing oleh tubuh ibu sehingga membentuk antibodi yang membahayakan janin. Oleh karena itu, periksa dengan benar kondisi kesehatan termasuk pemeriksaan darah sebelum menikah untuk mencegah banyak gangguan kesehatan yang dapat terjadi setelah menikah.

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Author: Maman Soleman

Blogger & Content Writer

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *